Showing posts with label Perilaku. Show all posts
Showing posts with label Perilaku. Show all posts
Video Bayi Ngobrol. Memang setiap tingkah laku bayi selalu menggemaskan, lucu dan selalu membuat sensasi. Dimana sebelumnya ada video bayi ketakutan lalu tertawa terbahak-bahak, kini kembali muncul rekaman video tentang sepasang bayi kembar yang cuma mengenakan popok dan terlihat asyik ngobrol di rumah mereka, menjadi trending topic yang meluas cepat di YouTube.
Video yang berdurasi dua menit tersebut telah disaksikan sekitar 7 juta kali sejak rekaman video itu diunggah ke jejaring video sharing milik Google “Valentine’s Day”.
Bayi lelaki kembar yang berusia 17 bulan itu tampak saling tertawa, mengangkat kaki, mengibaskan tangan, dan bercakap: “da, da, da,da.”. Mereka seolah-olah sedang melakukan percakapan satu sama lain, padahal kedua bayi berusia 17 bulan ini sejatinya belum mampu mengucapkan kata. Anehnya, mereka seakan mengerti bahasa masing-masing meskipun jika kita mendengarnya, sang bayi kembar cuma berucap suku kata tidak jelas.
Sepanjang durasi video, mereka terlihat mengobrol, tentu saja dalam bahasa bayi dengan sangat alamiah sehingga mengilhami banyak pengunjung untuk menambahkan caption lucu mengenai “terjemahan percakapan mereka”. Alhasil akan membuat kita tertawa jika menyaksikan rekaman video tersebut.
Dave Ross, seorang host terkenal yang memandu acara talk show di radio KIRO-FM, Seattle menambahkan narasi yang seakan sebagai terjemahan bahasa dari obrolan bayi kedua balita kembar itu. Obrolan yang cuma berupa kata da, da, da, da itu diterjemahkan sebagai obrolan tentang popok.
Hingga Rabu (30/3), banyak ahli perkembangan anak mengutip video tersebut dalam pembahasan “daring” (dalam jaringan) tentang betapa alamiah dan sehat buat bayi untuk mengembangkan kemampuan berbahasa saat mereka matang.
Dan inilah Video Bayi Ngobrol tersebut :
Pohon Natal Unik. Bila pria ingin menikah dengan wanita, itu adalah hal yang normal dan wajar. Namun jika seorang pria ingin menikah dengan pohon natal unik itu baru luar biasa. Kisah ini terjadi pada seorang pria bernama Andy Park, pria berusia 47 tahun ini tergolong unik. Selama 17 tahun terakhir, tiap malam dia mengaku melakukan ritual makan malam Natal.
Bahkan, saking cintanya dengan hal-hal yang berbau Natal, dia berniat ingin menikahi pohon Natal yang dia beli dua tahun lalu.
"Saya sangat cinta dengan pohon Natal lebih dari apapun juga. Itulah kenapa aku ingin menikahinya," kata Andy seperti dilansir The Sun, Jumat (24/12/2010).
Keinginannya untuk menikahi pohon Natal tak main-main. Dia pun mengaku telah membeli cincin kawin. "Saya telah mempunyai cincin kawin untuk kuberikan kepada pohon Natal itu. Namun sampai kini saya belum tahu akan kupasang di cabang pohon Natal yang mana cincin itu."
"Tapi satu-satunya masalah utama bagi saya tampaknya adalah mencari pendeta yang bersedia menikahkan saya dengan pohon Natal," ujarnya polos.
Park mengatakan, meskipun pohon Natal yang dia sukai hanyalah terbuat dari plastik yang dia beli dua tahun lalu, namun dia merasa pohon itu sebagai teman terbaiknya, dan dia tak pernah lelah melihatnya yang tampak anggun berdiri di ruangan tengah rumahnya.
Andy mulai merayakan Natal sejak tahun 1993. Sejak saat itulah, dia mengaku telah melakukan sedikitnya 6.000 kali makan malam Natal.
Bahkan, saking cintanya dengan hal-hal yang berbau Natal, dia berniat ingin menikahi pohon Natal yang dia beli dua tahun lalu.
"Saya sangat cinta dengan pohon Natal lebih dari apapun juga. Itulah kenapa aku ingin menikahinya," kata Andy seperti dilansir The Sun, Jumat (24/12/2010).
Keinginannya untuk menikahi pohon Natal tak main-main. Dia pun mengaku telah membeli cincin kawin. "Saya telah mempunyai cincin kawin untuk kuberikan kepada pohon Natal itu. Namun sampai kini saya belum tahu akan kupasang di cabang pohon Natal yang mana cincin itu."
"Tapi satu-satunya masalah utama bagi saya tampaknya adalah mencari pendeta yang bersedia menikahkan saya dengan pohon Natal," ujarnya polos.
Park mengatakan, meskipun pohon Natal yang dia sukai hanyalah terbuat dari plastik yang dia beli dua tahun lalu, namun dia merasa pohon itu sebagai teman terbaiknya, dan dia tak pernah lelah melihatnya yang tampak anggun berdiri di ruangan tengah rumahnya.
Andy mulai merayakan Natal sejak tahun 1993. Sejak saat itulah, dia mengaku telah melakukan sedikitnya 6.000 kali makan malam Natal.
Perilaku maling ABG yang satu ini tidak layak ditiru. Berpura-pura salat di masjid, tak tahunya mencuri uang kotak amal. Beruntung, warga tidak menghakiminya.
Pencurian kotak amal ini terjadi di masjid Al Jihad, Jl Purwodadi, Perum Griya Cemara Asri, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kec Tampan, Pekanbaru. Malingnya tidak lain, Jumari Amri siswa SMK 4 Panam yang masih duduk di kelas II. Dia tertangkap basah oleh seorang warga saat melakukan aksinya.
Beruntung baginya, warga setempat tidak bertindak anarkis. Warga hanya memanggil orangtuanya dan sejumlah unsur RT dan RW setempat. Bocah ini saat ditanyai warga mengakui sebelumnya sudah dua kali berhasil meraup uang di dalam kotak amal tersebut.
Begitupun pengurus masjid setempat tidak membawa persoalan ini ke pihak kepolisian dengan pertimbangan masih duduk di bangku sekolah.
Jumari Umar mengakui, bahwa beberapa bulan sebelumnya dia bersama temannya pernah mencuri uang di dalam kotak amal itu. Mereka mencuri dengan cara berpura-pura salat.
Dalam mencuri uang ini, mereka tidak memboyong kotak amal tersebut. Tapi caranya cukup 'cerdik' juga. Jumari mencuri dengan alat sepotong lidi dengan permen karet. Permen karet yang sudah dikunyah itu, ditempelkan di ujung lidi tersebut.
Setelah permen dibentuk sesuai dengan ukuran lubang kotak amal, barulah lidi dimasukan ke dalam. Dengan ujung permen karet itu, uang kertas dengan mudah ikut tertarik ke luar.
Berhasil mencuri tanpa ketahuan warga, rupanya Jumari Umar ketagihan. Dia pun kali ini melakukan aksinya tanpa melibatkan temannya. Dia sendirian datang ke masjid dengan kembali pura-pura salat agar tidak mencurigakan.
Namun salah seorang warga melihat gerak geriknya yang sedikit aneh. Awalnya warga sengaja membiarkan sampai Jumari selesai salat. Tapi rupanya, usai salat dia membawa alat canggihnya tadi, berupa lidi dia masukan ke dalam kotak amal. Warga langsung memergokinya.
Untuk menghilangkan barang bukti, Jumari dengan cepat-cepat keluar dari masjid dan membuang lidinya. Dia buru-buru menuju sepeda motornya yang dibawanya. Tapi warga keburu menangkapnya. Dan ternyata sepeda motor yang dia pakai, bukanlah miliknya, tapi milik teman sekolahnya.
"Sebelumnya kami berdua mencuri sama teman juga. Kami tidak ingat berapa jumlahnya waktu kami mencurinya dulu," katanya enteng. Raut wajah maling kecil ini, tampak tenang dan terkesan tidak menunjukan rasa penyesalannya.
Di hadapan pengurus masjid dan RT,RW, orangtua Jumari berjanji akan mengganti uang dalam kotak amal yang pernah dicuri anaknya.
Pencurian kotak amal ini terjadi di masjid Al Jihad, Jl Purwodadi, Perum Griya Cemara Asri, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kec Tampan, Pekanbaru. Malingnya tidak lain, Jumari Amri siswa SMK 4 Panam yang masih duduk di kelas II. Dia tertangkap basah oleh seorang warga saat melakukan aksinya.
Beruntung baginya, warga setempat tidak bertindak anarkis. Warga hanya memanggil orangtuanya dan sejumlah unsur RT dan RW setempat. Bocah ini saat ditanyai warga mengakui sebelumnya sudah dua kali berhasil meraup uang di dalam kotak amal tersebut.
Begitupun pengurus masjid setempat tidak membawa persoalan ini ke pihak kepolisian dengan pertimbangan masih duduk di bangku sekolah.
Jumari Umar mengakui, bahwa beberapa bulan sebelumnya dia bersama temannya pernah mencuri uang di dalam kotak amal itu. Mereka mencuri dengan cara berpura-pura salat.
Dalam mencuri uang ini, mereka tidak memboyong kotak amal tersebut. Tapi caranya cukup 'cerdik' juga. Jumari mencuri dengan alat sepotong lidi dengan permen karet. Permen karet yang sudah dikunyah itu, ditempelkan di ujung lidi tersebut.
Setelah permen dibentuk sesuai dengan ukuran lubang kotak amal, barulah lidi dimasukan ke dalam. Dengan ujung permen karet itu, uang kertas dengan mudah ikut tertarik ke luar.
Berhasil mencuri tanpa ketahuan warga, rupanya Jumari Umar ketagihan. Dia pun kali ini melakukan aksinya tanpa melibatkan temannya. Dia sendirian datang ke masjid dengan kembali pura-pura salat agar tidak mencurigakan.
Namun salah seorang warga melihat gerak geriknya yang sedikit aneh. Awalnya warga sengaja membiarkan sampai Jumari selesai salat. Tapi rupanya, usai salat dia membawa alat canggihnya tadi, berupa lidi dia masukan ke dalam kotak amal. Warga langsung memergokinya.
Untuk menghilangkan barang bukti, Jumari dengan cepat-cepat keluar dari masjid dan membuang lidinya. Dia buru-buru menuju sepeda motornya yang dibawanya. Tapi warga keburu menangkapnya. Dan ternyata sepeda motor yang dia pakai, bukanlah miliknya, tapi milik teman sekolahnya.
"Sebelumnya kami berdua mencuri sama teman juga. Kami tidak ingat berapa jumlahnya waktu kami mencurinya dulu," katanya enteng. Raut wajah maling kecil ini, tampak tenang dan terkesan tidak menunjukan rasa penyesalannya.
Di hadapan pengurus masjid dan RT,RW, orangtua Jumari berjanji akan mengganti uang dalam kotak amal yang pernah dicuri anaknya.
Di saat ramainya berita Golkar isyaratkan petieskan kasus Century, seorang mantan anggota Pansus Angket Century DPR menelepon jakartapress.com. Ia mengaku sejak awal sudah meduga bahwa kepentingan Golkar berteriak lantang di Pansus, sejatinya sasaran utama Golkar adalah ‘mendepak’ Menteri Keuangan Sri Mulyani. Lantas, Pansus pun bisa diadikan alat "perang" ketua umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) melawan Sri Mulyani.
Siapa mantan anggota pansus tsb?
Bahkan, kalangan pengamat sudah memprediksi sejak Pansus pertama bersidang, bahwa setelah Sri Mulyani dicopot dari jabatan Menteri Keuangan, maka sasaran Pansus sudah selesai dan kader Golkar di Pansus dilarang vokal lagi. Sri Mulyani dianggap memulai pertempuran setelah menyampaikan pandangannya bahwa Golkar tidak akan bersikap fair kepadanya. Tudingan Sri Mulyani dijawab Golkar dengan pembeberan rekaman pembicaraan Menteri Keuangan tersebut dengan Robert Tantular, meski akhirnya dibantah langsung oleh Sekretaris KSSK Raden Pardede.
Mundurnya Sri Mulyani bisa jadi karena adanya kompromi politik yang harus mengorbankan Sri Mulyani sebagai tumbal. Bisa jadi juga Sri Mulyani berkorban untuk atasannya. Tapi jika hal ini yang terjadi, maka Sri Mulyani bukan hanya bodoh tetapi dia juga tidak berpihak pada kebenaran karena tidak berani melawan kezaliman atas dirinya. Sri Mulyani bisa jadi merasa muak pula terhadap perilaku partai politik yang sebenarnya sadar bahwa Menkeu/Ketua KSSK ini hanya menjalankan perintah atasannya, namun belagak tidak tahu dan hanya menyasar dirinya.
Partai politik (parpol) tidak ada satu pun yang berani menyasar Presiden SBY sebagai penanggungjawab atas skandal Century. Parpol pun meniadakan fakta-fakta hukum dengan alasan politik yang sungguh tidak masuk akal bahwa semuanya sekali lagi seharusnya ada Presiden atau Wapres saat itu yang harus bertanggungjawab. Sayangnya, media massa juga terlena dengan permainan parpol utamanya Golkar yang memang hanya menyasar Sri Mulyani atas dasar pribadi ketua umum Golkar yang diduga tidak menyukai Sri Mulyani. Media cetak misalnya tidak pernah menulis dan memperhatikan apakah bosnya Golkar (Aburizal Bakrie) telah membayar tunggakan pajak perusahaannya atau tidak. Sehingga, wajar apabila kini ada penilaian bahwa mundurnya Sri Mulyani identik dengan kemenangan Golkar.
Lapindo
Apa sebenarnya asal mula yang menjadi pemicu konflik antara Ical dengan Sri Mulyani? Diambil dari Referensi ‘Summary Audit Investigatif BPK atas Lumpur Lapindo’ dan ‘Audit Investigasi BPK atas Lumpur Lapindo’ maka bisa dijelaskan sebagai berikut. Bermula dari Kasus Luapan Lumpur Lapindo sejak 28 Mei 2006, telah terjadi perdebatan sengit siapa pihak yang bertanggungjawab atas biaya penanggulangannya : PT Lapindo (Bakrie Family), negara atau dua pihak. Berdasarkan sumber-sumber yang saya himpun (Jusuf Kalla dan 3 Tahun Lumpur Lapindo), sebagian besar ahli drilling dan geologi menyatakan bahwa luapan lumpur Lapindo disebabkan oleh tindakan eksplorasi yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh keluarga Bakrie. Fakta ini pun didukung oleh hasil Audit Investigatif BPK atas Lumpur Lapindo yang mengindikasi terjadi pelanggaran prosedur dan peraturan mulai dari proses tender, peralatan teknis hingga prosedur teknis pengeboran sumur-sumur minyak di Sidoarjo.
Fakta yang lebih meyakinkan adalah dokumen serta pernyataan Arifin Panigoro sebagai pemilik perusahaan operator pengeboran sumur PT Lumpur Lapindo yang mengaku PT Lapindo telah melakukan pelanggaran atas SOP serta tidak mau melaksanakan tindaka preventif. Karena penyebab utama terjadi sumburan lumpur di Sidoardjo adalah aktivitas pengeboran, maka pihak yang bertanggungjawab adalah PT Lapindo Brantas sebagaimana diatur dalam UU 23/1997 dan PP 27/1999.
SBY hutang budi?
Meskipun sudah cukup jelas penyebab dan siapa penanggungjawabnya, namun alih-alih Presiden SBY mengeluarkan Per.Pres 14 tahun 2007 jo Per.Pres 48/2008, yang mana pemerintah (dengan anggaran rakyat) membantu biaya lumpur Lapindo yang disebabkan oleh kesalahan manusia mengundang bencana. Terbitnya peraturan presiden tersebut sangat merugikan uang negara. Dalam kurun 3 tahun, 795 miliar APBN dikucurkan untuk membantu kelalaian pengeboran Lapindo selama 2007-2009. Rinciannya sebagai berikut : Rp 114 miliar pada 2007, Rp 513 miliar pada 2008, dan 168 miliar pada 2009. [LKPP 2007, LKPP 2008 dan UU APBN P 2009]. Baca juga : Jusuf Kalla dan 3 Tahun Lumpur Lapindo. Dalam kasus lumpur Lapindo, saya sepakat dengan Bu Sri Mulyani yang menginginkan “Perusahaan Bakrielah (Lapindo) yang bertanggung atas biaya penanggulangan lumpur Lapindo, bukan negara”.
Saham PT Bumi Resource Tbk anjlok Bakri minta disuspend, SMI menolak
Kesalahan kedua Bakrie dimata Sri Mulyani adalah karena adanya usaha pemerintah SBY-JK dalam mengintervensi penjualan saham PT Bumi Resource Tbk yang notabene adalah milik keluarga Bakrie. Pada Oktober 2008 silam, bersamaan krisis finansial dunia, saham-saham perusahaan nasional di BEI jatuh bebas tidak terkendali. Saham BUMI yang 3 bulan sebelumnya mencapai Rp 7000 per saham, anjlok dibawah Rp 1000 per saham. Tapi, pihak otoritas saham tiba-tiba menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham bumi yang diduga adanya tekanan Bakrie melalui pemerintah SBY-JK. Sri Mulyani yang ikut membidani masalah keuangan berang. Sri meminta pencabutan penghentian sementara perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk pada 7 Oktober 2008. Atas kasus ini, beredar kabar bahwa Menkeu Sri Mulyani sempat ‘mengancam’ mengundurkan diri jika saham Bakrie masih disuspensi.
Royalti/Pajak Batubara menunggak bertahun-tahun
Kesalahan ketiga Bakrie dimata Sri Mulyani adalah kasus royalti batubara yang ditunggak oleh perusahaan Bakrie (berbeda-beda menurut versi Menkeu, BPK dan ICW).Kesalahan ketiga Bakrie dimata Sri Mulyani adalah pembakangan royalti batubara yang dilakukan perusahaan batubara, yang sebagian diantaranya adalah perusahaan milik Bakrie. Sri Mulyani tidak habis berpikir, mengapa ada perusahaan yang berani menghindari pajak/royalti dan bahkan menunggak bertahun-tahun. Sedikitnya 2-5 triliun Tidak hanya sampai disitu, SM juga membuat keputusan pencekalan terhadap sejumlah petinggi perusahaan batu bara Bakrie.
Bakri mau menguasai saham PT Newmont
Kesalahan keempat Bakrie dimata Sri Mulyani adalah rencana Bakrie menguasai saham 14% PT Newmont Nusa Tenggara. Mengingat potensi yang besar dari Newmont, Sri Mulyani menolak keinginan Bakrie membeli 14 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Saat menjabat pelaksana tugas Menko Perekonomian, Sri Mulyani meminta agar seluruh saham dibestasi Newmont dibeli oleh perusahaan negara. Meski begitu, ketika jabatan Menteri Koordinator Perekonomian berpindah ke Hatta Rajasa, melalui Multicapital akhirnya Bakrie bisa mendapatkan 75 persen dari 14 persen saham Newmont. Keinginan Bakrie terwujud walau tak sampai 100 persen. Tentu saja, tunggakan pajak di atas sudah ada yang diselesaikan oleh Ical. Paparan tersebut di atas hanya sekedar memutar kembali tentang faktor apa sebenarnya yang menjadi pemicu awal konflik antara Ical dan Sri Mulyani.
Siapa mantan anggota pansus tsb?
Bahkan, kalangan pengamat sudah memprediksi sejak Pansus pertama bersidang, bahwa setelah Sri Mulyani dicopot dari jabatan Menteri Keuangan, maka sasaran Pansus sudah selesai dan kader Golkar di Pansus dilarang vokal lagi. Sri Mulyani dianggap memulai pertempuran setelah menyampaikan pandangannya bahwa Golkar tidak akan bersikap fair kepadanya. Tudingan Sri Mulyani dijawab Golkar dengan pembeberan rekaman pembicaraan Menteri Keuangan tersebut dengan Robert Tantular, meski akhirnya dibantah langsung oleh Sekretaris KSSK Raden Pardede.
Mundurnya Sri Mulyani bisa jadi karena adanya kompromi politik yang harus mengorbankan Sri Mulyani sebagai tumbal. Bisa jadi juga Sri Mulyani berkorban untuk atasannya. Tapi jika hal ini yang terjadi, maka Sri Mulyani bukan hanya bodoh tetapi dia juga tidak berpihak pada kebenaran karena tidak berani melawan kezaliman atas dirinya. Sri Mulyani bisa jadi merasa muak pula terhadap perilaku partai politik yang sebenarnya sadar bahwa Menkeu/Ketua KSSK ini hanya menjalankan perintah atasannya, namun belagak tidak tahu dan hanya menyasar dirinya.
Partai politik (parpol) tidak ada satu pun yang berani menyasar Presiden SBY sebagai penanggungjawab atas skandal Century. Parpol pun meniadakan fakta-fakta hukum dengan alasan politik yang sungguh tidak masuk akal bahwa semuanya sekali lagi seharusnya ada Presiden atau Wapres saat itu yang harus bertanggungjawab. Sayangnya, media massa juga terlena dengan permainan parpol utamanya Golkar yang memang hanya menyasar Sri Mulyani atas dasar pribadi ketua umum Golkar yang diduga tidak menyukai Sri Mulyani. Media cetak misalnya tidak pernah menulis dan memperhatikan apakah bosnya Golkar (Aburizal Bakrie) telah membayar tunggakan pajak perusahaannya atau tidak. Sehingga, wajar apabila kini ada penilaian bahwa mundurnya Sri Mulyani identik dengan kemenangan Golkar.
Lapindo
Apa sebenarnya asal mula yang menjadi pemicu konflik antara Ical dengan Sri Mulyani? Diambil dari Referensi ‘Summary Audit Investigatif BPK atas Lumpur Lapindo’ dan ‘Audit Investigasi BPK atas Lumpur Lapindo’ maka bisa dijelaskan sebagai berikut. Bermula dari Kasus Luapan Lumpur Lapindo sejak 28 Mei 2006, telah terjadi perdebatan sengit siapa pihak yang bertanggungjawab atas biaya penanggulangannya : PT Lapindo (Bakrie Family), negara atau dua pihak. Berdasarkan sumber-sumber yang saya himpun (Jusuf Kalla dan 3 Tahun Lumpur Lapindo), sebagian besar ahli drilling dan geologi menyatakan bahwa luapan lumpur Lapindo disebabkan oleh tindakan eksplorasi yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh keluarga Bakrie. Fakta ini pun didukung oleh hasil Audit Investigatif BPK atas Lumpur Lapindo yang mengindikasi terjadi pelanggaran prosedur dan peraturan mulai dari proses tender, peralatan teknis hingga prosedur teknis pengeboran sumur-sumur minyak di Sidoarjo.
Fakta yang lebih meyakinkan adalah dokumen serta pernyataan Arifin Panigoro sebagai pemilik perusahaan operator pengeboran sumur PT Lumpur Lapindo yang mengaku PT Lapindo telah melakukan pelanggaran atas SOP serta tidak mau melaksanakan tindaka preventif. Karena penyebab utama terjadi sumburan lumpur di Sidoardjo adalah aktivitas pengeboran, maka pihak yang bertanggungjawab adalah PT Lapindo Brantas sebagaimana diatur dalam UU 23/1997 dan PP 27/1999.
SBY hutang budi?
Meskipun sudah cukup jelas penyebab dan siapa penanggungjawabnya, namun alih-alih Presiden SBY mengeluarkan Per.Pres 14 tahun 2007 jo Per.Pres 48/2008, yang mana pemerintah (dengan anggaran rakyat) membantu biaya lumpur Lapindo yang disebabkan oleh kesalahan manusia mengundang bencana. Terbitnya peraturan presiden tersebut sangat merugikan uang negara. Dalam kurun 3 tahun, 795 miliar APBN dikucurkan untuk membantu kelalaian pengeboran Lapindo selama 2007-2009. Rinciannya sebagai berikut : Rp 114 miliar pada 2007, Rp 513 miliar pada 2008, dan 168 miliar pada 2009. [LKPP 2007, LKPP 2008 dan UU APBN P 2009]. Baca juga : Jusuf Kalla dan 3 Tahun Lumpur Lapindo. Dalam kasus lumpur Lapindo, saya sepakat dengan Bu Sri Mulyani yang menginginkan “Perusahaan Bakrielah (Lapindo) yang bertanggung atas biaya penanggulangan lumpur Lapindo, bukan negara”.
Saham PT Bumi Resource Tbk anjlok Bakri minta disuspend, SMI menolak
Kesalahan kedua Bakrie dimata Sri Mulyani adalah karena adanya usaha pemerintah SBY-JK dalam mengintervensi penjualan saham PT Bumi Resource Tbk yang notabene adalah milik keluarga Bakrie. Pada Oktober 2008 silam, bersamaan krisis finansial dunia, saham-saham perusahaan nasional di BEI jatuh bebas tidak terkendali. Saham BUMI yang 3 bulan sebelumnya mencapai Rp 7000 per saham, anjlok dibawah Rp 1000 per saham. Tapi, pihak otoritas saham tiba-tiba menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham bumi yang diduga adanya tekanan Bakrie melalui pemerintah SBY-JK. Sri Mulyani yang ikut membidani masalah keuangan berang. Sri meminta pencabutan penghentian sementara perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk pada 7 Oktober 2008. Atas kasus ini, beredar kabar bahwa Menkeu Sri Mulyani sempat ‘mengancam’ mengundurkan diri jika saham Bakrie masih disuspensi.
Royalti/Pajak Batubara menunggak bertahun-tahun
Kesalahan ketiga Bakrie dimata Sri Mulyani adalah kasus royalti batubara yang ditunggak oleh perusahaan Bakrie (berbeda-beda menurut versi Menkeu, BPK dan ICW).Kesalahan ketiga Bakrie dimata Sri Mulyani adalah pembakangan royalti batubara yang dilakukan perusahaan batubara, yang sebagian diantaranya adalah perusahaan milik Bakrie. Sri Mulyani tidak habis berpikir, mengapa ada perusahaan yang berani menghindari pajak/royalti dan bahkan menunggak bertahun-tahun. Sedikitnya 2-5 triliun Tidak hanya sampai disitu, SM juga membuat keputusan pencekalan terhadap sejumlah petinggi perusahaan batu bara Bakrie.
Bakri mau menguasai saham PT Newmont
Kesalahan keempat Bakrie dimata Sri Mulyani adalah rencana Bakrie menguasai saham 14% PT Newmont Nusa Tenggara. Mengingat potensi yang besar dari Newmont, Sri Mulyani menolak keinginan Bakrie membeli 14 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Saat menjabat pelaksana tugas Menko Perekonomian, Sri Mulyani meminta agar seluruh saham dibestasi Newmont dibeli oleh perusahaan negara. Meski begitu, ketika jabatan Menteri Koordinator Perekonomian berpindah ke Hatta Rajasa, melalui Multicapital akhirnya Bakrie bisa mendapatkan 75 persen dari 14 persen saham Newmont. Keinginan Bakrie terwujud walau tak sampai 100 persen. Tentu saja, tunggakan pajak di atas sudah ada yang diselesaikan oleh Ical. Paparan tersebut di atas hanya sekedar memutar kembali tentang faktor apa sebenarnya yang menjadi pemicu awal konflik antara Ical dan Sri Mulyani.
Foto Orang Bugil Kembali Tertangkap Kamera Google
Posted by chris at 5:33 PM Labels: Gallery, Perilaku
Kamera Google Street View kembali menangkap gambar orang yang sedang berbugil ria. Kejadian ini bukan kali pertama terjadi.
Beberapa waktu lalu, kamera Google menangkap gambar seorang pria gendut--yang akhirnya berhasil menurunkan berat badannya. Nah, kali ini, kamera tersebut menangkap seorang pria bugil yang akan keluar dari bagasi mobilnya di Jerman.
Ya, foto tersebut menunjukkan seorang pria bugil sedang berbaring di dalam bagasi mobilnya. Ia terlihat sedang berusaha keluar dengan membuka pintu bagasi mobil tersebut.
Seperti dikutip dari Nine MSN, Minggu (20/11/2010), foto itu diambil di kota Mannheim yang merupakan salah satu dari 20 kota yang difoto oleh mobil kamera milik Google. Termasuk di dalamnya kota Berlin dan Hamburg.
Gambar tersebut kini telah dihapus, namun beberapa media sempat menyimpan foto itu sebelum Google menghapusnya.
Hampir 240.000 penduduk di Jerman meminta agar foto rumah mereka dibuat blur (samar-samar) sebelum foto rumahnya nongol di internet. Dan itu menjadi satu-satunya saat di mana Google mengijinkan para pemilik rumah meminta foto rumahnya di-blur-kan.
Kejadian semacam ini memang bukan pertama kalinya. Google sering dikecam karena dianggap tidak menghormati kebijakan privasi seseorang.
"Kadang-kadang mobil Street View kami tidak sengaja menangkap momen aneh atau tidak pantas. Namun orang dapat melaporkan kepada kami kalau apa yang dilihatnya tidak sesuai. Setelah itu gambar akan kami hapus dan tidak akan tayang lagi," demikian pembelaan Google.
Beberapa waktu lalu, kamera Google menangkap gambar seorang pria gendut--yang akhirnya berhasil menurunkan berat badannya. Nah, kali ini, kamera tersebut menangkap seorang pria bugil yang akan keluar dari bagasi mobilnya di Jerman.
Ya, foto tersebut menunjukkan seorang pria bugil sedang berbaring di dalam bagasi mobilnya. Ia terlihat sedang berusaha keluar dengan membuka pintu bagasi mobil tersebut.
Seperti dikutip dari Nine MSN, Minggu (20/11/2010), foto itu diambil di kota Mannheim yang merupakan salah satu dari 20 kota yang difoto oleh mobil kamera milik Google. Termasuk di dalamnya kota Berlin dan Hamburg.
Gambar tersebut kini telah dihapus, namun beberapa media sempat menyimpan foto itu sebelum Google menghapusnya.
Hampir 240.000 penduduk di Jerman meminta agar foto rumah mereka dibuat blur (samar-samar) sebelum foto rumahnya nongol di internet. Dan itu menjadi satu-satunya saat di mana Google mengijinkan para pemilik rumah meminta foto rumahnya di-blur-kan.
Kejadian semacam ini memang bukan pertama kalinya. Google sering dikecam karena dianggap tidak menghormati kebijakan privasi seseorang.
"Kadang-kadang mobil Street View kami tidak sengaja menangkap momen aneh atau tidak pantas. Namun orang dapat melaporkan kepada kami kalau apa yang dilihatnya tidak sesuai. Setelah itu gambar akan kami hapus dan tidak akan tayang lagi," demikian pembelaan Google.
Ini dia fotonya :
10 Majalah Terpopuler Bagi Pria Dewasa Di Dunia
Posted by chris at 6:38 AM Labels: Dewasa, Gallery, Perilaku
Pria mana yg tidak tahu dengan majalah berlogo kepala kelinci ini. Diterbitkan pertama kalinya pada tahun 1953.Didirikan di Chicago, Illinois pada tahun 1953, oleh Hugh Hefner dan rekan-rekannya, dan didanai sebagian oleh pinjaman $ 1.000 dari ibu Hefner. Perusahaannya sendiri menjadi Playboy Enterprise Inc,dimana Playboy tidak berhenti pada majalah saja, tetapi merambah keberbagai bentuk media seperti: penerbitan, perijinan penggunaan nama Playboy komersil, Playboy TV, dan hiburan.
Selain photo-photo sensual, Playboy juga memuat artikel mode, olahraga, barang-barang komersil, dan wawancara dengan tokoh tokoh ternama seperti: Bob Dylan, Michael Jordan, Bill Gates, dan Mohammad Ali. Playboy juga pernah melakukan wawancara fenomenal dengan Fidel Castro, Yasser Arafat, Moammar Khadafi dan Malcolm X. Selain itu, banyak penulis fiksi kawakan seperti: Margaret Atwood, Tom Clancy, Roald Dahl dan Arthur C. Clark mengontribusikan cerita pendek mereka di Playboy yang kemudian menjadi tulisan yang terkenal.
Edisi perdananya yang terbit pada bulan Desember 1953 di Amerika, tidak mempunyai tanggal karena Hefner tidak yakin bisa menerbitkan edisi kedua. Hefner tidak mempunyai cukup uang untuk membayar model berpose di Playboy, jadi ia membayar hak cipta photo-photo wanita cantik dari kalender untuk ditampilkan di majalahnya. Photo kalender artis Marilyn Monroe menjadi sampul majalah edisi perdana dan dengan cepat menjadi sensasi. Majalah ini habis terjual dalam hitungan minggu. Sirkulasi pertamanya mencapai 53,991 eksemplar dengan harga satuan 50 sen (dalam dollar Amerika).
Edisi perdana Playboy dalam bahasa Indonesia terbit pada 7 April 2006.
diterbitkan oleh Rodale Inc di Emaus, Pennsylvania, Amerika Serikat, adalah majalah pria terbesar di dunia, dengan 38 edisi di seluruh dunia, sirkulasi bulanan 1,85 juta, dan 12 juta pembaca bulanan. Ini adalah majalah pria terlaris di AS newsstands. Ini mencakup kebugaran, gizi, seksualitas, gaya hidup dan aspek-aspek lain dari kehidupan manusia dan kesehatan. Website majalah, MensHealth.com, rata-rata tampilan halaman 40.000.000 sebulan.
Majalah ini mulai diterbitkan pada tahun 1985 di Britania Raya dengan nama For Him dan mengubah judul untuk FHM menjadi For Him Magazine pada tahun 1994 ketika Emap Media Konsumen membeli majalah itu.Didirikan oleh Chris Astridge, majalah ini adalah publikasi didominasi fashion berbasis didistribusikan melalui outlet fashion laki-laki.
FHM diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2003. Majalah ini diterbitkan di Indonesia oleh PT. Media Fajar Harapan Mandiri
FHM diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2003. Majalah ini diterbitkan di Indonesia oleh PT. Media Fajar Harapan Mandiri
4. MaximMaxim adalah majalah pria internasional yang berbasis di Britania Raya dan dikenal untuk pictorials mengungkapkan yang menampilkan aktris populer, penyanyi, dan model perempuan, tidak ada dari mereka yang telanjang dalam versi Amerika.
5. GQ
GQ (Gentlemen's Quarterly) adalah majalah pria bulanan yang berfokus pada fashion, gaya, dan budaya untuk laki-laki, melalui artikel tentang makanan, film, kebugaran, jenis kelamin, musik, perjalanan, olahraga, teknologi, dan buku.Gentlemen's Quarterly diluncurkan pada tahun 1931 di Amerika Serikat.
Majalah fashion pria dinegara dengan berpenduduk terbanyak didunia. Wajar saja untuk penjualan dinegara nya sendiri di Cina sudah dgn angka yg fantastic.
7. Esquire
Esquire adalah majalah pria, diterbitkan di AS oleh Hearst Corporation. Didirikan pada tahun 1932.Esquire muncul, untuk pertama kalinya pada bulan Oktober 1933. Didirikan dan diedit oleh David A. Smart dan Arnold Gingrich.Pada tahun 1940-an, popularitas Girls Petty dan Vargas Girls memberikan dorongan sirkulasi.
Diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2007 oleh PT Media Esquirindo Internasional.
Diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2007 oleh PT Media Esquirindo Internasional.
8. Penthouse
Penthouse, majalah pria yang didirikan oleh Bob Guccione, menggabungkan artikel gaya hidup perkotaan dan pictorials lunak-corepornographic bahwa.Pada 1990-an, berkembang menjadi hardcore.Penthouse dimiliki oleh Jaringan FriendFinder,sebelumnya dikenal sebagai General Media.Inc yang merupakan perusahaan induk Penthouse International Inc.Meskipun Guccione adalah Amerika, majalah ini didirikan tahun 1965 di Britania Raya, tapi tahun 1969 mulai dijual di Amerika Serikat. Pada puncak kesuksesannya, Guccione dianggap salah satu orang terkaya di Amerika Serikat. Dia pernah terdaftar dalam peringkat Forbes 400 orang terkaya (982). Sebuah April 2002 artikel New York Times melaporkan Guccione mengatakan bahwa Penthouse meraup $ 3500000000 sebesar $ 4 milyar selama masa 30 tahun perusahaan, dengan pendapatan bersih hampir setengah miliar dolar.
Detail adalah majalah pria bulanan Amerika yang diterbitkan oleh Conde Nast Publications, didirikan pada tahun 1982. Walaupun terutama ditujukan untuk majalah fashion dan gaya hidup, serta mengenai isu-isu sosial dan politik yang relevan.Alan Patricof membeli Perusahaan pada tahun 1987. kemudian dibeli lagi Conde Nast sebesar $ 2 juta.
10. Dazed
Dazed & Confused adalah majalah Fashion Inggris, yang didirikan pada tahun 1992 dan diterbitkan bulanan. editor pendiri nya adalah Jefferson Hack dan Rankin. Topik yang dibahas meliputi musik, fashion, film, seni dan sastra. majalah ini dinamai untuk lagu yang dibuat terkenal oleh band Englishrock Led Zeppelin.
Berawal sebagai melipat poster hitam-putih diterbitkan secara sporadis majalah itu segera berbalik penuh warna, dipromosikan dengan klub malam London.
Berawal sebagai melipat poster hitam-putih diterbitkan secara sporadis majalah itu segera berbalik penuh warna, dipromosikan dengan klub malam London.
Bentrokan antar warga pecah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Tujuh unit rumah terbakar dan dua orang luka berat dalam kejadian yang dipicu rebutan lahan garapan tersebut.
Bentrokan itu melibatkan warga Dusun III dan Dusun IV di Kecamatan Percut Sei Tuan. Mereka memperebutkan hak garapan tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara 2.
Bentrokan pada hari Sabtu (30/10/2010) siang tadi. Ini merupakan bentrokan yang kesekian kalinya terjadi untuk masalah tersebut.
Keterangan yang berhasil reporter detikcom kumpulkan menyebutkan, bentrokan kali ini diawali aksi penyerangan oleh warga Dusun IV terhadap warga Dusun III yang bermukim di Jl Kampung Melayu Selambu Ujung. Tujuh rumah warga dibakar dan tanaman yang siap panen turut dirusak.
Serangan itu juga menyebabkan Haposan (27) dan Aman Sianipar (31) mengalami luka berat. Dua pria yang masing-masing mendapat bacokan di bagian punggung dan leher itu kini menjalani perawatan RSU Pirngadi.
Polisi yang datang ke lokasi, kemudian melakukan pengamanan. Sejumlah petugas ditempatkan di sana untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrokan susulan. Sementara warga yang rumahnya dibakar, mengungsi ke Mesjid Al Baroqah yang ada di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar menyatakan, konflik kedua kubu dipicu saling klaim areal lahan garapan. Pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pemeriksaan masih dilakukan.
“Sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan,” kata Baharudin Djafar pada wartawan.
Bentrokan itu melibatkan warga Dusun III dan Dusun IV di Kecamatan Percut Sei Tuan. Mereka memperebutkan hak garapan tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara 2.
Bentrokan pada hari Sabtu (30/10/2010) siang tadi. Ini merupakan bentrokan yang kesekian kalinya terjadi untuk masalah tersebut.
Keterangan yang berhasil reporter detikcom kumpulkan menyebutkan, bentrokan kali ini diawali aksi penyerangan oleh warga Dusun IV terhadap warga Dusun III yang bermukim di Jl Kampung Melayu Selambu Ujung. Tujuh rumah warga dibakar dan tanaman yang siap panen turut dirusak.
Serangan itu juga menyebabkan Haposan (27) dan Aman Sianipar (31) mengalami luka berat. Dua pria yang masing-masing mendapat bacokan di bagian punggung dan leher itu kini menjalani perawatan RSU Pirngadi.
Polisi yang datang ke lokasi, kemudian melakukan pengamanan. Sejumlah petugas ditempatkan di sana untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrokan susulan. Sementara warga yang rumahnya dibakar, mengungsi ke Mesjid Al Baroqah yang ada di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar menyatakan, konflik kedua kubu dipicu saling klaim areal lahan garapan. Pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pemeriksaan masih dilakukan.
“Sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan,” kata Baharudin Djafar pada wartawan.


Foto Polisi Gerebek Home Industry Ekstasi
Posted by chris at 3:48 PM Labels: Berita, Gallery, Perilaku
Aparat Satuan Psikotropika Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek home industry ekstasi di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Utara. Modus yang dilakukan tersangka untuk menutupi aksinya itu dengan berjualan gas ukuran 3 Kg. Kini barang bukti penggerebekan digelar di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/10/2010).
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa 9.210 butir pil ekstasi, 9,075 kilogram bubuk amphetamine berwarna putih, merah, hijau, orange, coklat dan krem serta satu buah alat cetak pil.
Polisi menunjukkan alat pencetak ekstasi yang diamankan dari lokasi penggerebekan.
Sebuah koper, bahan dan alat yang digunakan untuk mencetak ekstasi yang disita dari tersangka.
Dan inilah Fotonya :



READ MORE - Foto Polisi Gerebek Home Industry Ekstasi
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa 9.210 butir pil ekstasi, 9,075 kilogram bubuk amphetamine berwarna putih, merah, hijau, orange, coklat dan krem serta satu buah alat cetak pil.
Polisi menunjukkan alat pencetak ekstasi yang diamankan dari lokasi penggerebekan.
Sebuah koper, bahan dan alat yang digunakan untuk mencetak ekstasi yang disita dari tersangka.
Dan inilah Fotonya :



Tindak kejahatan yang dapat dimaklumi hanya di indonesia
Posted by chris at 3:29 AM Labels: Perilaku
1. PembajakanStudi IDC menyebutkan tingkat pembajakan di Indonesia dialami sebesar 85% dengan potensi kerugian sebesar US$544 juta pada 2008. Jika dibandingkan 2007 naik sebesar 1% dari 84% dengan potensi kerugian sebesar US$411 juta. Dengan hasil 85% tersebut, Indonesia berada di posisi ke-12 dari 110 negara di dunia yang menjadi subjek penelitian. Persentase Indonesia ini sama dengan Vietnam dan Irak.
2. Pelangaran lalu lintas "yang ringan-ringan"
Tingginya pelanggaran lalu lintas bisa dilihat dari angka pelanggaran yang terus meningkat. Data di Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya tercatat catat 589.127 kasus selama tahun 2008 hingga awal 2009, atau rata-rata sehari sekitar 1.000 lebih terjadi pelanggaran. Dari angka tersebut, sekitar 60% dilakukan pengendara sepeda motor, 30% angkutan umum baik Mikrolet, Bis, Metromini dan lainnya, 10% sisanya mobil pribadi. Angka pelanggaran yang tercatat di kepolisian tersebut jauh lebih rendah dari yang sesungguhnya.
3. Pernikahan di bawah umur
Laporan Pencapaian Millennium Development Goal’s (MDG’s) Indonesia 2007 yang diterbitkan oleh Bappenas menyebutkan, bahwa Penelitian Monitoring Pendidikan oleh Education Network for Justice di enam desa/kelurahan di Kabupaten Serdang Badagai (Sumatera Utara), kota Bogor (Jawa Barat), dan Kabupaten Pasuruhan (Jawa Timur) menemukan 28,10% informan menikah pada usia di bawah 18 tahun. Mayoritas dari mereka adalah perempuan yakni sebanyak 76,03%, dan terkonsentrasi di dua desa penelitian di Jawa Timur (58,31%).
Angka tersebut sesuai dengan data dari BKKBN yang menunjukkan tingginya pernikahan di bawah usia 16 tahun di Indonesia, yaitu mencapai 25% dari jumlah pernikahan yang ada. Bahkan di beberapa daerah persentasenya lebih besar, seperti Jawa Timur (39,43%), Kalimantan Selatan (35,48%), Jambi (30,63%), Jawa Barat (36%), dan Jawa Tengah (27,84%).
4. Main hakim sendiri
Sebagai illustrasi kasus dapat kita segarkan kembali ingatan kita pada peristiwa hukum main hakim sendiri, antara lain : Perististiwa Pembunuhan dukun santet di Jawa-Timur, lebih kurang 200 orang dieksekusi mati tanpa proses hukum ; Komplik di Sambas dan Poso di Sulawesi ; Kerusuhan di Maluku ; Kekerasan di NAD ; Pengrusakan beberapa toko, kios dan rumah oleh mereka yang diketahui berpakaian ninja di DIY ; dan yang paling pahit untuk dikenang adalah perkelahian antara sesama anggota DPR RI pada pembukaan sidang tahunan 2001 pada tanggal 01 Nopember 2001 yang langsung disaksikan oleh ratusan juta rakyat Indonesia melalui layar kaca.
Semua fenomena tersebut menunjukkan bahwa kelompok masyarakat kita cenderung menyiapkan kekuatan phisik sebagai langkah antisipasi dalam menyelesaikan setiap masalahnya ketimbang menggunakan jalur hukum yang mereka nilai tidak efektif. Budaya main hakim sendiri pada perkembangannya akan melahirkan cara-cara lain seperti teror baik dengan sasaran psikologis maupun phisik, atau yang lebih halus seperti intimidasi, pembunuhan karakter dan lain sebagainya.
5. Buang sampah sembarangan
Pemandangan yang namanya sampah itu sudah merupakan kenyataan sehari-hari. Banyak orang membuang sampah sembarangan, dari yang berpendidikan tinggi sampai yang rendah, dari yang kaya sampai yang miskin, dari mereka yang (maaf) menjabat sampai yang tidak menjabat. Sampai-sampai ada orang yang menyatakan bahwa buang sampah sembarangan sudah menjadi tradisi atau budaya.
Yah, memang masalah sampah bagaikan lingkaran setan yang tidak ada putus-putusnya. Penanganan sampah gampang-gampang susah. Gampang jika kita semua sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Gampang jika fasilitas persampahan untuk cukup dan terpelihara. Gampang jika semua aturan mengenai persampahan ditegakkan. Gampang jika semua petugas bekerja penuh semangat. Susah, ya jika sebagian besar masyarakat suka buang sembarangan. Susah jika aturan tidak ditegakkan. Susah kalau fasilitas tidak cukup dan tidak dipelihara. Susah kalau kita saling tuding, saling menyalahkan, saling berlepas diri.
6. Pemukiman di sembarang tempat
Pengaruh pertambahan penduduk di lingkungan perkotaan terhadap kehidupan masyarakat, dapat bersifat positif bersifat negatif. Yang paling banyak disoroti oleh para perencana kota adalah pengaruh negatif pertambahan penduduk, antara lain terbentuknya pemukiman kumuh, yang sering disebut sebagai slum area. Daerah ini sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan, karena dapat merupakan sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang, seperti kejahatan, dan sumber penyakit sosial lainnya. Disamping itu, Mc Gee (1971) memandang bahwa perpindahan penduduk ke kota sering mengakibatkan urban berlebih yang pada akhirnya menimbulkan banyak masalah yang berhubungan dengan pengangguran, ketidakpuasan di bidang sosial dan ekonomi. Contoh : Pemukiman di pinggir kali, di sekitar rel kereta api, dll.
7. Diskriminasi dan sara
Sampai saat ini para pelaku diskriminasi dan SARA masih terbilang kurang terkena dampak hukum di Indonesia, makanya bisa dilakukan terus-menerus dan berkelanjutan. Tragedi 13-15 Mei 1998 yang terjadi merupakan peristiwa politik yang sadis, kejam dan melanggar Hak Asasi Manusia. Tragedi tersebut tentunya tidak berhenti hanya sebagai problematika rasial, tapi telah menjadi momentum pembenaran bagi lahirnya peristiwa kekerasan-kekerasan berikutnya. Peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II, Ketapang, Kupang, Aceh, Maluku, Papua, Kalimantan Barat, Poso, Makassar, Medan, Mataram, Yogyakarta, Yayasan Doulos, Banyuwangi, dan banyak lagi lainnya, hanya dilihat sebagai peristiwa politik yang layak disesalkan, tapi tidak untuk dituntaskan penyelesaian hukumnya.
8. Pengemis
Tindakan tegas yang dilakukan Dinas Sosial terhadap pemberi sedekah kepada pengemis di jalan sesuai dengan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Sanksi yang tercantum dalam perda cukup berat, kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 20 juta. Dan untuk si pemberi sedekah akan didenda Rp 300 ribu.Operasi penertiban sosial sudah menjadi agenda Dinas Sosial dalam menekan angka pengemis jalanan yang terus meningkat tiap tahunnya, terutama menjelang puasa dan Lebaran.
9. Kelakuan para pejabat
Contoh : Sebanyak 75 mobil dinas anggota DPRD DKI Jakarta masa jabatan 2004-2009 belum dikembalikan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Padahal, para wakil rakyat itu sudah mengakhiri masa jabatannya pada Selasa (25/8). Para anggota Dewan kecuali empat pimpinan Dewan diberi fasilitas berupa mobil dinas Toyota Altis tahun 2007. Mobil itu dibeli dengan menggunakan APBD DKI dan berfungsi sebagai mobil operasional. Jadi, begitu anggota Dewan berhenti, mereka wajib mengembalikan mobil tersebut.
Masih banyak lagi sebenarnya seperti : Tidur saat rapat paripurna, kasus suap dan korupsi, berkelahi sampai video porno, kalau semuanya dibahas satu persatu tidak akan cukup. Setidaknya itulah gambaran negatif kelakuan para pejabat yang tidak perlu ditiru.
2. Pelangaran lalu lintas "yang ringan-ringan"Tingginya pelanggaran lalu lintas bisa dilihat dari angka pelanggaran yang terus meningkat. Data di Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya tercatat catat 589.127 kasus selama tahun 2008 hingga awal 2009, atau rata-rata sehari sekitar 1.000 lebih terjadi pelanggaran. Dari angka tersebut, sekitar 60% dilakukan pengendara sepeda motor, 30% angkutan umum baik Mikrolet, Bis, Metromini dan lainnya, 10% sisanya mobil pribadi. Angka pelanggaran yang tercatat di kepolisian tersebut jauh lebih rendah dari yang sesungguhnya.
3. Pernikahan di bawah umurLaporan Pencapaian Millennium Development Goal’s (MDG’s) Indonesia 2007 yang diterbitkan oleh Bappenas menyebutkan, bahwa Penelitian Monitoring Pendidikan oleh Education Network for Justice di enam desa/kelurahan di Kabupaten Serdang Badagai (Sumatera Utara), kota Bogor (Jawa Barat), dan Kabupaten Pasuruhan (Jawa Timur) menemukan 28,10% informan menikah pada usia di bawah 18 tahun. Mayoritas dari mereka adalah perempuan yakni sebanyak 76,03%, dan terkonsentrasi di dua desa penelitian di Jawa Timur (58,31%).
Angka tersebut sesuai dengan data dari BKKBN yang menunjukkan tingginya pernikahan di bawah usia 16 tahun di Indonesia, yaitu mencapai 25% dari jumlah pernikahan yang ada. Bahkan di beberapa daerah persentasenya lebih besar, seperti Jawa Timur (39,43%), Kalimantan Selatan (35,48%), Jambi (30,63%), Jawa Barat (36%), dan Jawa Tengah (27,84%).
Sebagai illustrasi kasus dapat kita segarkan kembali ingatan kita pada peristiwa hukum main hakim sendiri, antara lain : Perististiwa Pembunuhan dukun santet di Jawa-Timur, lebih kurang 200 orang dieksekusi mati tanpa proses hukum ; Komplik di Sambas dan Poso di Sulawesi ; Kerusuhan di Maluku ; Kekerasan di NAD ; Pengrusakan beberapa toko, kios dan rumah oleh mereka yang diketahui berpakaian ninja di DIY ; dan yang paling pahit untuk dikenang adalah perkelahian antara sesama anggota DPR RI pada pembukaan sidang tahunan 2001 pada tanggal 01 Nopember 2001 yang langsung disaksikan oleh ratusan juta rakyat Indonesia melalui layar kaca.
Semua fenomena tersebut menunjukkan bahwa kelompok masyarakat kita cenderung menyiapkan kekuatan phisik sebagai langkah antisipasi dalam menyelesaikan setiap masalahnya ketimbang menggunakan jalur hukum yang mereka nilai tidak efektif. Budaya main hakim sendiri pada perkembangannya akan melahirkan cara-cara lain seperti teror baik dengan sasaran psikologis maupun phisik, atau yang lebih halus seperti intimidasi, pembunuhan karakter dan lain sebagainya.
5. Buang sampah sembaranganPemandangan yang namanya sampah itu sudah merupakan kenyataan sehari-hari. Banyak orang membuang sampah sembarangan, dari yang berpendidikan tinggi sampai yang rendah, dari yang kaya sampai yang miskin, dari mereka yang (maaf) menjabat sampai yang tidak menjabat. Sampai-sampai ada orang yang menyatakan bahwa buang sampah sembarangan sudah menjadi tradisi atau budaya.
Yah, memang masalah sampah bagaikan lingkaran setan yang tidak ada putus-putusnya. Penanganan sampah gampang-gampang susah. Gampang jika kita semua sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Gampang jika fasilitas persampahan untuk cukup dan terpelihara. Gampang jika semua aturan mengenai persampahan ditegakkan. Gampang jika semua petugas bekerja penuh semangat. Susah, ya jika sebagian besar masyarakat suka buang sembarangan. Susah jika aturan tidak ditegakkan. Susah kalau fasilitas tidak cukup dan tidak dipelihara. Susah kalau kita saling tuding, saling menyalahkan, saling berlepas diri.
6. Pemukiman di sembarang tempatPengaruh pertambahan penduduk di lingkungan perkotaan terhadap kehidupan masyarakat, dapat bersifat positif bersifat negatif. Yang paling banyak disoroti oleh para perencana kota adalah pengaruh negatif pertambahan penduduk, antara lain terbentuknya pemukiman kumuh, yang sering disebut sebagai slum area. Daerah ini sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan, karena dapat merupakan sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang, seperti kejahatan, dan sumber penyakit sosial lainnya. Disamping itu, Mc Gee (1971) memandang bahwa perpindahan penduduk ke kota sering mengakibatkan urban berlebih yang pada akhirnya menimbulkan banyak masalah yang berhubungan dengan pengangguran, ketidakpuasan di bidang sosial dan ekonomi. Contoh : Pemukiman di pinggir kali, di sekitar rel kereta api, dll.
7. Diskriminasi dan saraSampai saat ini para pelaku diskriminasi dan SARA masih terbilang kurang terkena dampak hukum di Indonesia, makanya bisa dilakukan terus-menerus dan berkelanjutan. Tragedi 13-15 Mei 1998 yang terjadi merupakan peristiwa politik yang sadis, kejam dan melanggar Hak Asasi Manusia. Tragedi tersebut tentunya tidak berhenti hanya sebagai problematika rasial, tapi telah menjadi momentum pembenaran bagi lahirnya peristiwa kekerasan-kekerasan berikutnya. Peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II, Ketapang, Kupang, Aceh, Maluku, Papua, Kalimantan Barat, Poso, Makassar, Medan, Mataram, Yogyakarta, Yayasan Doulos, Banyuwangi, dan banyak lagi lainnya, hanya dilihat sebagai peristiwa politik yang layak disesalkan, tapi tidak untuk dituntaskan penyelesaian hukumnya.
8. PengemisTindakan tegas yang dilakukan Dinas Sosial terhadap pemberi sedekah kepada pengemis di jalan sesuai dengan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Sanksi yang tercantum dalam perda cukup berat, kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 20 juta. Dan untuk si pemberi sedekah akan didenda Rp 300 ribu.Operasi penertiban sosial sudah menjadi agenda Dinas Sosial dalam menekan angka pengemis jalanan yang terus meningkat tiap tahunnya, terutama menjelang puasa dan Lebaran.
9. Kelakuan para pejabatContoh : Sebanyak 75 mobil dinas anggota DPRD DKI Jakarta masa jabatan 2004-2009 belum dikembalikan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Padahal, para wakil rakyat itu sudah mengakhiri masa jabatannya pada Selasa (25/8). Para anggota Dewan kecuali empat pimpinan Dewan diberi fasilitas berupa mobil dinas Toyota Altis tahun 2007. Mobil itu dibeli dengan menggunakan APBD DKI dan berfungsi sebagai mobil operasional. Jadi, begitu anggota Dewan berhenti, mereka wajib mengembalikan mobil tersebut.
Masih banyak lagi sebenarnya seperti : Tidur saat rapat paripurna, kasus suap dan korupsi, berkelahi sampai video porno, kalau semuanya dibahas satu persatu tidak akan cukup. Setidaknya itulah gambaran negatif kelakuan para pejabat yang tidak perlu ditiru.
Sangat memalukan kelakuan polwan berikut ini yang melakukan tindakan tidak terpuji ke sesama polwan lainnya di saat mengikuti upacara kenegaraan kemaren. Dan video di bawah ini sempat terekam oleh salah satu stasiun TV swasta ANTV :

Banyak hal yang menarik di sekeliling kita kalau kita mau mencermati dengan seksama. Inilah hal-hal yang menarik dan menggelikan yang terjadi di sekitar kita, tentunya hanya ada di negara kita tercinta (Indonesia). Coba cermati hal-hal menarik, unik, lucu dan menggelikan di bawah ini, semoga berkenan :







































Subscribe to:
Posts (Atom)













