Fukushima 50

Fukushima 50. Bencana Tsunami Jepang masih menyisakan duka bagi negara Jepang. Banyak korban dan kerusakan-kerusakkan yang ditimbulkan akibat Tsunami ini. Yang paling mengkhawatirkan saat ini bagi rakyat Jepang maupun dunia adalah ledakan reaktor nuklir Fukushima.

Radiasi yang ditimbulkannya bisa berakibat fatal bagi manusia. Pemerintah Jepang pun segera mengevakuasi warganya dan sekitar 800 pekerja dari Tokyo Electric Power Co (Tepco), pengelola PLTN Fukushima, yang berada di sekitar area reaktor nuklir ke zona aman.

Namun masih ada sekitar 50 pekerja yang harus tinggal untuk menanggulangi masalah-masalah yang timbul di PLTN ini. Mereka mendapat sebutan, 'Fukushima 50'. Risikonya tidaklah kecil, mereka terpapar radiasi tingkat tinggi berkali lipat dari keadaan normal. Jika mereka benar-benar berhasil 'menjinakkan' PLTN, risiko radiasi itu tetap saja menguntit.

Tepco mengatakan bahwa para pekerja PLTN itu terpapar sedikitnya 100 millisievert (dua kali lipat dari standar radiasi pekerja PLTN Jepang dalam keadaan normal per tahun), 2 hingga 13 kali lipat dari hari-hari sebelumnya. Usai ledakan saja, paparan radiasi meningkat hingga 400 mSv per jam.

Paparan radioaktif yang menyebabkan kanker terbukti minimal mencapai 100 mSV per tahun. Jika terakumulasi mencapai 1.000 mSv akan menyebabkan penyakit kanker yang fatal dalam beberapa tahun ke depan, angka kejadiannya 5 dari 100 orang.

Para ahli kesehatan dan nuklir juga mengatakan bahwa paparan hingga 400 mSV membuat sel darah putih seseorang menurun, dan akan menimbulkan mual akut, kerontokan rambut dan gejala-gejala lain.

Satu dosis radiasi 1.000 mSv menyebabkan sakit seperti mual-mual namun tidak mematikan. Sedangkan satu dosis radiasi 5.000 mSv bisa menyebabkan kematian pada mereka yang terpapar selama 1 bulan. Manusia terpapar oleh radiasi radioaktif 2 mSv per tahun dari sinar matahari, bebatuan dan tanah.

Mengetahui risiko itu, semangat para pekerja PLTN bukannya melemah tapi malah makin membaja untuk menaklukkan PLTN Fukushima. Hingga hari ini, 'Fukushima 50' jumlahnya membengkak hingga ratusan, karena masuk teknisi yang dikirimkan dari rekanan PLTN, Toshiba dan Hitachi.

Mereka yang tergabung dalam Fukushima 50 pun mendapat penghormatan dari seluruh warga Jepang sebagai penyelamat. 

2 comments:

ambharr said...

Sslut dengan pasukan berani mati jepang,

salam kenal yups

arie sshi said...

wah... kaya di film" aja ya....

Related post