Foto Reaktor Nuklir Fukushima Meledak

Reaktor Nuklir Fukushima. Dahsyatnya Tsunami di Jepang menimbulkan banyak korban jiwa dan materi yang tak sedikit. Tak hanya meluluhlantakkan Jepang bagian utara, namun juga terjadi kebakaran dan yang paling berbahaya adalah meledaknya Reaktor Nuklir Fukushima.

Sebuah ledakan terdengar dari reaktor nuklir Fukushima yang mengalami kebocoran kecil. Reaktor yang dikelola oleh Tokyo Electric Power Co (Tepco) tersebut sebelumnya dikabarkan mengalami kerusakan akibat gempa 8,9 SR dan Tsunami yang mengguncang Jepang, kemarin (11/3). 

Dalam ledakan tersebut dikabarkan bahwa banyak pekerja yang menjadi korban, dan belum bisa dipastikan berapa jumlah para korban tersebut. Radioaktivitas dilaporkan meningkat sebesar 20 kali dari level normal. Atap dan dinding gedung yang ada di lingkungan reaktor milik Tepco ini juga dikabarkan hancur akibat ledakan.

Sebelumnya diberitakan bahwa akibat kebocoran kecil tersebut, zat caesium radioaktif mulai terdeteksi di lingkungan sekitar reaktor Fukushima. Semua warga yang berada pada radius 10 km dari Fukushima telah dievakuasi ke tempat yang aman.

Media Jepang juga menyebutkan kemungkinan melelehnya nuklir yang ada di Fukushima itu. Dimana batang bahan bakar nuklir sempat terkena udara di saat kadar air berkurang. Namun truk pemadam kebakaran segera memompakan air ke dalam reaktor untuk menambah kadar air sebagai pendingin.

Pendingin reaktor nuklir ini mengalami kerusakan akibat gempa 8,9 SR yang melanda Jepang kemarin. Tanpa adanya pendingin, tekanan di dalam reaktor pun meningkat dan nuklir dikhawatirkan akan meledak.

Melalui stasiun televisi setempat, masyarakat Jepang diminta untuk tetap di rumah, mematikan AC dan tidak meminum air langsung dari keran. Hal ini untuk menghindari ancaman kontaminasi radioaktif.

Bagi warga yang hendak keluar rumah, pemerintah mengimbau mereka untuk mengenakan jaket dan baju yang menutupi seluruh tubuh, termasuk juga mengenakan masker dan handuk basah.

Berikut Foto Reaktor Nuklir Fukushima Meledak :





0 comments:

Related post