Foto Eksekusi Ruyati | Kronologi Lengkap

Foto Eksekusi Ruyati. Nasib TKW Ruyati akhirnya ditentukan pada hari ini Minggu (19/6/2011), dimana Ruyati meninggal dengan tebasan pedang di Arab Saudi. Ruyati yang merupakan TKW yang dikirim ke Arab Saudi ini dihukum karena tersangka pembunuh majikan perempuannya.

Eksekusi mati Ruyati ini membuat Kemlu RI terkejut karena tidak diberitahu Pemerintah Arab Saudi sebelumnya, dan rencana Kemlu RI akan memanggil Dubes Arab Saudi ke Jakarta. Ruyati merupakan TKW yang ke-28 yang dihukum mati.

Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migrant Berdaulat (Migrant Care) pun kecewa mendengar berita Ruyati dihukum mati. Migrant Care khawatir pemerintah tidak mampu mencegah ancaman hukuman mati TKW karena masih ada 23 WNI lainnya di Arab Saudi.

Vonis eksekusi Ruyati memang membuat banyak orang kecewa, bahkan ada yang penasaran ingin melihat video eksekusi Ruyati tersebut.

2008
Ruyati binti Sapubi berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW dengan menggunakan jasa pengirim tenaga kerja PT Dasa Graha Utama Bekasi. Menurut LSM Migrant Care, umur Ruyati dimudakan 9 tahun.

31 Desember 2009
Kontak terakhir Ruyati dengan keluarganya di Bekasi. Ruyati berkeluh kesah bahwa majikannya suka ringan tangan dan berlaku kasar.

10 Januari 2010
Ruyati binti Sapubi membunuh majikan perempuannya bernama Khairiya Hamid binti Mijlid dengan alat pemotong daging.

Mei 2010
Sidang Pengadilan Ruyati pertama kali, terancam hukuman qisas yaitu hukuman yang setimpal dengan apa yang dilakukannya  yaitu membunuh dijatuhi hukuman dibunuh.

Maret 2011
LSM Migrant Care mengingatkan sejumlah TKI terancam, termasuk Ruyati terancam hukuman mati di Arab Saudi 

April 2011
Menkum Patrialis Akbar pergi ke Arab Saudi untuk melobi pemerintah Arab Saudi agar mengampuni para TKI yang melanggar hukum. Kemlu RI menegaskan telah memberikan bantuan hukum dan kekonsuleran pada Ruyati.

Mei 2011
Ruyati diadili lagi, dijatuhi hukuman qisas.

Sabtu, 18 Juni 2011
Ruyati dieksekusi pukul 15.00 WIB di Kota Makkah, menjadi orang ke-28 yang dieksekusi pada tahun ini. Jenazah langsung dimakamkan.

Minggu, 19 Juni
Pagi hari, Kemlu menghubungi keluarga Ruyati di Bekasi, memberitahukan bahwa Ruyati dieksekusi mati. Kemlu RI mengecam tindakan itu karena tidak diberitahu pemerintah Saudi dan akan memanggil Dubes Saudi di Jakarta.

11 comments:

Anonymous said...

ternyata di Arab sana orangnya kejam2 ya ..tapi tetap aja dari sini berbondong-bondong cari kerja ... para tkw diperkosa, disiksa, dilecehkan, dihukum mati ..... yaahh giman donk?!?

Anonymous said...

posisi para tkw memang lemah, kl majikan yg kejam, jahat tdk prnh terjangkau hukum. ttp kl yg salah tkw,... abiisss dah.

Anonymous said...

membuka mata banyak orang: bhw jangan bayangkan org2 Arab itu generous loh walaupun se agama sekalipun.

Anonymous said...

naik haji ke Arab, cari nafkah ke Arab ... yah abis ada pilihan lain?

Anonymous said...

kasiannya,,, =(

semoga amalx diterima allah,, amiin,, udah jauh2 buat hidupin keluarga,,

disana disiksa,, mungkin aj itu karena membela diri,,,

Anonymous said...

sungguh kejam n sadis...knapa tidak dianalisis dulu dia membunuh krn apa dan apakah tindakan keras dan kejam majikannya adaganjarannya?mudah skali y melenyapkan ciptaan Tuhan..binatang skalipun masi dihargai loh aplg manusia...kejam..kejam

Anonymous said...

semoga peristiwa ini bisa membuka hati pemerintah indonesia dalam membuka lapangan kerja,krn g mungkin deh org pergi jauh2 k luar negri nyari kerja klo ada dinegri sendiri..dan apa peran pemerintah dlm hal ini trhdp kel korban...

Eko Muryanto said...

"Ruyati yang merupakan TKW yang dikirim ke Arab Saudi ini dihukum karena tersangka pembunuh majikan perempuannya."

loh katanya Ruyati mau diperkosa sama majikannya
tapi kok bilangnya membunuh majikan perempuan

yg bener yg mana nih?!?!?!

Wawan Hermawan(Nadzir) said...

khisos adalah hukum Allooh, pd khishos terdapat kehidupan bagi orang2 yg memiliki pikiran.
orang yg mencela hukum Alloh sudah pasti hanya orang2 kafir/ orang2 yg jahil. tidak ada yg paling tahu dan paling adil tentang hukuman kecuali Allooh.Jika manusia sudah tahu bahwa membunuh nyawa manusia akibatnya akan dibayar pula dengan nyawanya, tentu ia akan berfikir seribu kali untuk membunuh manusia, sehingga hal itu tidak berani ia lakukan. Bayangkan jika seandainya anda sekarang berada pd posisi sebagai majikan yg tiba2 sj dibunuh oleh pembantu anda. tentu anda sebagai manusia tidak suka hal itu terjadi. sejalan dengan itu semua, islam jauh2 hari telah memberi lampu merah terhadap hal itu bagi kehidupan manusia.
memangnya hukum di indonesia, bisa andalihat :
hukum Indonesia yang memang persepsinya sangat kaku itu tidak mengherankan sekiranya mereka menjerat dengan pasal yang sama ,meskipun harga nominal barang yang dicuri itu jauh perbedaaan nilainya.Bagi kasus sandal jepit,pisang,coklat dan nangka itu lebih berat hukumannya karena mereka miskin tidak mampu membayar pengacara,serta tidak mampu pula mereka memberi upeti kepada aparat penegak hukum.Semenatara para koruptor sebaliknya,bisa saja hukumannya sangat ringan bahkan mendapat berbagai fasilitas istimewa di penjara,karena memang mereka mampu memebeli hukum dan aparatnya sekaligus sebagaimana yang dilakukan oleh Gajus.
belumlagi seorang pencuri yg dipenjara beberapatahun dengan diberi makanan yg enak2 dan dikumpulkan dengan orang2 yg sepropesi dengan mereka di penjara, maka tidak aneh jika setelah bebas dari penjara bukannya taubat tapi justru semakin mahir dan semakin lebih berhat2 serta bringas dari sebelumnya.

Wawan Hermawan(Nadzir) said...

kemudian perlu kita ingat pesan Bang Napi. "Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan"

kejahatan itu sudah pasti ada kapan dan dimanapun termasuk indonesia entah pemerkosaan, pengerusakan, tawuran,penculikan,pembunuhan,orang kejam, premanisme,pencurian dll

yg terpenting bagaimana negara tersebut berusaha meminimalisir dan berusaha mencegah tindakan2 jahat tersebut.

dedy agustinus said...

kalo menurut saya lebih baik di hentikan saja pengiriman TKW ke saudy atau daerah lain nya.,ternyata itu kah yang di nama kan Tanah Suci..??
Yang penuh dengan manusia seperti kanibal dan tidak mengenal agama.,karena kalau memang mereka mengenal agama mereka pasti tau larangan Allah untuk tidak saling membunuh..

Related post